OTOJATIM - Program Astra Honda SDGs Future Leaders 2026 resmi dibuka. Ajang yang digelar PT Astra Honda Motor ini kembali memberi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide dan proyek sosial yang berangkat dari target Sustainable Development Goals (SDGs).
Di Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur, PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) mengajak mahasiswa untuk ambil bagian dalam program tersebut. Peserta ditantang menghadirkan solusi yang dapat diterapkan langsung di tengah masyarakat, mulai dari bidang lingkungan, pendidikan, kesehatan, ekonomi hingga pemberdayaan masyarakat.
“Melalui Astra Honda SDGs Future Leaders 2026, kami ingin mengajak seluruh mahasiswa di Jawa Timur dan NTT untuk berani mengambil peran sebagai generasi muda yang membawa perubahan positif bagi masyarakat. Sejalan dengan semangat Sinergi Bagi Negeri, kami percaya mahasiswa memiliki ide kreatif, semangat kolaborasi, serta kepedulian sosial yang besar untuk menghadirkan solusi yang inovatif dan berkelanjutan terhadap berbagai isu sosial di sekitarnya,” ujar Vinensia Kenanga, Corporate Secretary Head MPM Honda Jatim.
Mengusung tema Synergy For Sustainable Impact, program ini membuka kesempatan bagi peserta untuk mengembangkan gagasan sekaligus merealisasikannya menjadi proyek yang memberi dampak bagi lingkungan sekitar.
Tahapan yang harus dilalui peserta dimulai dari registrasi dan pengumpulan proposal. Setelah itu dilakukan seleksi administrasi, presentasi ide proyek, pelaksanaan program di lapangan hingga penilaian akhir. Tim terbaik akan dipilih berdasarkan dampak sosial yang dihasilkan, inovasi yang ditawarkan, keberlangsungan program, serta keterlibatan peserta bersama masyarakat.
Daya tarik lain dari program ini adalah adanya pendanaan untuk implementasi proyek terpilih. Total apresiasi yang disediakan mencapai Rp155 juta. Selain itu, peserta juga akan memperoleh pendampingan dari mentor profesional selama proses pengembangan program.
Jejak program ini sudah terlihat pada penyelenggaraan sebelumnya. Salah satu yang mencuri perhatian datang dari tim Universitas PGRI Madiun melalui program pemberdayaan petani madu di Dusun Maron, Madiun.
Program tersebut menghadirkan berbagai inovasi, mulai dari penanaman bunga sebagai sumber pakan lebah, pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT), hingga pengembangan alat panen madu modern. Inisiatif tersebut membantu puluhan petani Lebah Klanceng meningkatkan produktivitas sekaligus membuka peluang wisata edukasi berbasis budidaya lebah.
Astra Honda SDGs Future Leaders 2026 menjadi kesempatan bagi mahasiswa yang ingin mengubah ide menjadi program yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Pendaftaran dan pengunggahan proposal dibuka hingga 15 Juni 2026 pukul 23.59 WIB.
Melalui program ini, mahasiswa didorong menghadirkan karya yang mampu menjawab berbagai persoalan sosial sekaligus memperluas dampak positif di daerah masing-masing.
![]() |
| Astra Honda SDGs Future Leaders 2026 membuka kesempatan bagi mahasiswa Jawa Timur dan NTT untuk mengembangkan proyek sosial dengan total apresiasi hingga Rp155 juta. |
“Melalui Astra Honda SDGs Future Leaders 2026, kami ingin mengajak seluruh mahasiswa di Jawa Timur dan NTT untuk berani mengambil peran sebagai generasi muda yang membawa perubahan positif bagi masyarakat. Sejalan dengan semangat Sinergi Bagi Negeri, kami percaya mahasiswa memiliki ide kreatif, semangat kolaborasi, serta kepedulian sosial yang besar untuk menghadirkan solusi yang inovatif dan berkelanjutan terhadap berbagai isu sosial di sekitarnya,” ujar Vinensia Kenanga, Corporate Secretary Head MPM Honda Jatim.
Mengusung tema Synergy For Sustainable Impact, program ini membuka kesempatan bagi peserta untuk mengembangkan gagasan sekaligus merealisasikannya menjadi proyek yang memberi dampak bagi lingkungan sekitar.
Tahapan yang harus dilalui peserta dimulai dari registrasi dan pengumpulan proposal. Setelah itu dilakukan seleksi administrasi, presentasi ide proyek, pelaksanaan program di lapangan hingga penilaian akhir. Tim terbaik akan dipilih berdasarkan dampak sosial yang dihasilkan, inovasi yang ditawarkan, keberlangsungan program, serta keterlibatan peserta bersama masyarakat.
Daya tarik lain dari program ini adalah adanya pendanaan untuk implementasi proyek terpilih. Total apresiasi yang disediakan mencapai Rp155 juta. Selain itu, peserta juga akan memperoleh pendampingan dari mentor profesional selama proses pengembangan program.
Jejak program ini sudah terlihat pada penyelenggaraan sebelumnya. Salah satu yang mencuri perhatian datang dari tim Universitas PGRI Madiun melalui program pemberdayaan petani madu di Dusun Maron, Madiun.
Program tersebut menghadirkan berbagai inovasi, mulai dari penanaman bunga sebagai sumber pakan lebah, pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT), hingga pengembangan alat panen madu modern. Inisiatif tersebut membantu puluhan petani Lebah Klanceng meningkatkan produktivitas sekaligus membuka peluang wisata edukasi berbasis budidaya lebah.
Astra Honda SDGs Future Leaders 2026 menjadi kesempatan bagi mahasiswa yang ingin mengubah ide menjadi program yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Pendaftaran dan pengunggahan proposal dibuka hingga 15 Juni 2026 pukul 23.59 WIB.
Melalui program ini, mahasiswa didorong menghadirkan karya yang mampu menjawab berbagai persoalan sosial sekaligus memperluas dampak positif di daerah masing-masing.


